Tuesday, June 24, 2008

Grafiti


kota cahaya, dengan kerlip indah dari angkasa. selalu menyita banyak tarikan nafas, dengan belalak mata yang enggan berkedip. dan saat kaki menjejak tanah, saya tau kota itu menyambut saya ramah dengan segala senyumnya. semakin dalam langkah menyeruak ditemani penasaran, saya tau akan lebih banyak lagi yang bisa saya temukan. dan kemudian menciptakan kepuasan dalam benak.


sekali, saya jatuh cinta. berkalikali, pada bangku taman yang sama, di tepi trotoar depan sebuah gedung wakil rakyat yang masih sama, di sebuah kota yang jauh. berkalikali. terlebih saat bangku itu terisi oleh saya dan dirinya. di bawah temaram cahaya lampu taman yang seadanya. dalam rintik lembut. riuh lalulalang orang tak saya pedulikan, dan saya membiarkan diri ini tenggelam dalam perasaan jatuh cinta. sekali lagi. dan selalu. setiap saat saya kembali ke kota itu, meski dalam waktu yang tak pernah lama.


kemarin, dalam sebuah perjalanan sehari, lagilagi saya jatuh cinta pada sebuah kota cahaya. dengan pendar siang harinya yang menuai kagum. pada sebuah pelabuhan udara tepi laut. dengan jalanjalan panjang, yang terkadang terasa jauh tapi tidak nyatanya. pada bahasa yang untuk pertama kalinya saya dengar. pada pohonpohon tak bernama yang berbaris rapi dengan dedaunan bergaris mungil yang bergesekan lembut ketika ditepuk angin. teduh. membuai saya dalam angan. kemudian menuntun saya membisikkan satu lagi janji temu dengan sebuah kota.


untuk kota cahaya, dimana rasa meluruh bersama waktu, dan mengikat mimpimimpi saya dalam ceritanya, saya akan kembali. entah kapan. tapi saya akan kembali.

Kutipan dari eva melukis pelangi

                            

Sunday, June 08, 2008

Emanasi

 

selain keindahanmu, tak ada persinggahan bagi ini mata
kau serupa pengakuan orang tentang indahnya permata
kupendarkan pandangan mataku
mengikuti pandangan matamu
kuikuti dirimu selalu
seumpama manis mengikuti madu

(Ibnu Hazm al Andalusi fii Kitabi Thauq Al Hamaamah)

Wednesday, May 21, 2008

Sublimasi

"Ada kecenderungan bahwa orang-orang baik, kurang banyak yang turun ke sektor publik. Sudah semestinya orang-orang shalih, yang bening hatinya, yang punya struktur kepribadian solid merambah ke dunia bisnis, ke bank-bank, ke proyek- proyek, ke legislatif, ke eksekutif, ke semua tempat. Jangan ada satu pun tempat yang tidak tersentuh oleh dakwah. Sudah semestinya seorang muslim memiliki visi jauh ke depan, punya wawasan yang lebih luas daripada apa yang ada di sekelilingnya. Jangan malah ketakutan dan bersembunyi di balik tembok-tembok masjid. Masjid itu basis, tempat bermula. Bukan tempat melarikan diri dari urusan dunia. Dan harus segera! Harus cepat, karena kita diburu waktu!"

(kutipan dari Ari Nur, 2004, Dilatasi Memori, Bandung : Mizan hal. 85)

Dilatasi


Monday, April 28, 2008

Substansi

Lepas semua

yang kuinginkan

Tak akan ku ulangi


Maafkan jika

Kau kusayangi

Dan bila ku menanti


Pernahkah engkau

Coba mengerti?

Lihatlah ku disini!

 

Mungkinkah jika

aku bermimpi?

Salahkah tuk menanti?

 

Tak kan lelah

Aku menanti

Tak kan hilang 

cintaku ini

 

Hingga saat

Kau tak kembali

 

Kan kukenang

di hati saja

 

Kau telah tinggalkan

hati yang terdalam

 

Dan kau lah cinta

yang tersisa di jiwa

 

(lyrics from “yang terdalam”)

Wednesday, November 21, 2007

Kesederhanaan

ketika untaian kata bisa terlontar tanpa perlu dorongan yang keras. ketika kalimat kalimat bisa mengalir ke  muaranya, samudera rasa nan luas itu. kala tawa tawa tercipta karena di situ memang terselip suatu canda, cerita ceria, dan buncah bahagia. kala tangis tangis terurai oleh bongkahan resah, sejumput nelangsa, sekeping gulana. lesapan angin, tabuhan rinai hujan, terik mentari, lelehan kabut : ingin duduk diam menikmati, dengan satu pinta sederhana : menjamah kesederhanaan itu sendiri, tanpa janji janji.

karena rumit melelahkan. karena sulit menyesakkan. karena syarat membawa pias menuntun makna membias. mungkin sederhana itu sebatas sekat tipis, garis imajinasi yang memang membaurkan segala untuk tak menjadi sederhana. mungkin.....

(eva indri agule, melukis pelangi)

Tuesday, September 04, 2007

Quote for Today and Ever

Aku tahu rizkiku tak mungkin diambil orang

Karenanya hatiku tenang

Aku tahu, amal-amalku tak mungkin dilakukan orang lain

Maka, aku sibukkan diriku bekerja dan beramal

Aku tahu, Allah selalu melihatku

Karenanya aku malu bila Allah

mendapatiku melakukan maksiat

Aku tahu, kematian menantiku

Maka, kupersiapkan bekal

untuk berjumpa dengan Rabbku

--Hasan Al-Bashri

Thursday, June 21, 2007

Con Template

 

 

My vision for life is….

 

My vision for my country is….

 

Life is important to me because…

 

I believe I can contribute to Islam by…

 

My goal for the next three months is…

 

Five years from now, I think I will be…

 

Some of my greatest barriers will be….

 

When I need support and help I will contact…

 

When I get frustrated, tired or have problems, the thought that will keep me going is…

 

When I life, I expect to be able to…

 

When I must leave this world, I expect to

My Photo
Powered by Friendster Blogs
Member since 02/2007

August 2008

Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
          1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31